Tinggal tersisa 2 produsen lagi INKA (Indonesia) dan CAF (Spanyol) untuk memenangkan tender pengadaan kereta api listrik. Nilai proyek sebesar $ 44.2 juta dari pemerintahan diraja Malaysia ini sebelumnya diikuti oleh 7 negara produsen kereta api termasuk China.
Seperti pepatah diam-diam menghanyutkan, begitulah adanya INKA saat ini. Publik Indonesia dibuat tercengang dan bangga ketika INKA berhasil meluncurkan prototype mobil nasional dengan bahan bakar energi alternatif yang bernama GEA. Mobil ramah lingkungan ini nantinya juga akan dibanderol murah sekitar 30 jutaan. Micro car ini adalah lanjutan dari kreatifitas INKA dalam meluncurkan produk setelah railbus, dan inobus.
Dari sisi bisnis, di tahun 2008 INKA mengalami kenaikan peningkatan pendapatan sebesar 30% (dari sebesar Rp 538,95 miliar). Di tahun 2009, total nilai pemesanan komponen kereta api dan non kereta api ke PT Inka sebesar Rp 716 miliar, dimana 14 Miliar-nya berupa pesanan Australia atas komponen gerbong.
Tidak hanya Australia dan Malaysia, nampaknya Bangladesh juga kesemsem dengan gerbong bikinan INKA ini. Setelah puas dengan 10 gerbong kereta kelas ekonomi bikinan INKA yang mereka beli di tahun 2008 lalu, nampaknya tahun ini mereka akan memesan kembali.














